Home > Uncategorized > PT Aneka Tambang Bukukan Laba Bersih 2010 Rp1,66 Triliun

PT Aneka Tambang Bukukan Laba Bersih 2010 Rp1,66 Triliun

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membukukan laba bersih (unaudited) di 2010 sebesar Rp1,663 triliun, naik 175% dibandingkan laba bersih 2009 yang sebesar Rp604 triliun.

“Kenaikan laba bersih perseroan terutama disebabkan peningkatan penjualan komoditas feronikel yang memiliki marjin lebih besar serta peningkatan harga komoditas,” ujar Direktur Utama Antam Alwinsyah Loebis dalam siaran pers yang dipublikasikan perseroan, Selasa (28/2).

Menurut Alwin, kinerja keuangan perseroan sepanjang 2010 merefleksikan peningkatan signifikan kinerja penjualan komoditas utama feronikel serta peningkatan harga komoditas. Di 2010 seluruh fasilitas operasi nikel Antam berjalan optimal sementara operasi komoditas emas juga meningkat seiring pengoperasian tambang emas baru di Cibaliung.

Perseroan, kata dia, juga sukses melakukan efisiensi sebesar Rp225,5 miliar sehingga tingkat biaya tetap terjaga. Di 2011 perseroan memprioritaskan dimulainya proyek-proyek hilir bernilai tambah seperti proyek Chemical Grade Alumina Tayan.

Alwin mengatakan, harga pokok penjualan Antam turun seiring penurunan penjualan logam mulia yang memiliki marjin kecil, setelah manajemen Antam menghentikan kegiatan trading logam mulai di awal 2010 untuk menurunkan risiko fluktuasi harga.

Nilai penjualan non-audited perseroan tercatat sebesar Rp8,745 triliun di 2010, atau naik dibandingkan nilai penjualan di 2009 yang berjumlah Rp8,711 triliun.

Peningkatan ini disebabkan kenaikan tajam penjualan komoditas feronikel di 2010 yang berhasil menutupi penurunan volume penjualan dari kegiatan trading logam mulia yang dilakukan untuk menurunkan risiko fluktuasi harga.

Seiring dengan optimalnya operasi pabrik FeNi I, FeNi II dan FeNi III, sepanjang 2010 volume produksi feronikel perseroan mengalami kenaikan tajam menjadi 18.688 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik 49%.

Optimalnya level produksi dan peningkatan permintaan menyebabkan volume penjualan komoditas feronikel naik 29% dibandingkan 2009 menjadi 18.254 TNi.

“Peningkatan volume penjualan ini didukung kenaikan harga jual rata -rata feronikel sebesar 49% dibandingkan 2009 menjadi US$10,12 per pon yang menyebabkan pendapatan dari feronikel naik tajam 71% dibandingkan 2009 menjadi Rp3,679 triliun, jelasnya.

Sementara itu, lanjut Alwin, volume penjualan bijih nikel Antam juga melonjak sebesar 20% dibandingkan 2009 menjadi 5.863.840 wmt. Peningkatan ini juga didukung kenaikan harga jual rata-rata bijih nikel sehingga pendapatan dari komoditas bijih nikel naik 39% menjadi Rp2,364 triliun. Secara keseluruhan, segmen usaha nikel Antam menyumbang 69% dari total penjualan Antam di 2010.

Dengan dimulainya pengoperasian tambang emas baru Cibaliung, produksi emas Antam naik 6% dibandingkan 2009 menjadi 2.776 kg. Sementara itu, dari sisi volume penjualan, menyusul keputusan manajemen pada awal 2010 untuk menghentikan kegiatan trading logam mulia yang memiliki marjin kecil dan menurunkan risiko fluktuasi harga, volume penjualan emas Antam turun 49% dibandingkan 2009 menjadi 6.561 kg.

Hal ini menyebabkan pendapatan dari komoditas emas turun 45% menjadi Rp 2,354 triliun, meski harga jual rata-rata emas di 2010 naik 26% dibandingkan 2009 menjadi US$ 1.227,47 per ton.

Dengan pembukuan laba bersih sebesar Rp1,663 triliun di 2010, laba bersih per saham Antam di 2010 tercatat Rp174,58 per saham dibandingkan 2009 yang sebesar Rp63,46 per saham. [](Atp/OL/MI)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: